Rabu, 09 Mei 2012

Malam Melongo

Duduk berpeluh,
Satu titik tak jelas kupandang,

Melongo macam orang dungu

Menari bayangmu
layaknya ingin terbang

sanubari melempar batu
terkenaku,
menggapaimu tak ingin lepas.

Ingin,
Duduk berdua berteduh pohon.
Entah sampai kapan
Menikmati manis, buah.

Semoga beriring,
Rencana ini dan Dia

Minggu, 06 Mei 2012

Pasar Buah, Buah Perasaan?

Hari itu ibu membeli buah.
Mendapatkanmu kelak adalah anugrah.
Dimulai mengambil alpukat
Tanya, bisakah kumendekat?


Memandang buah apel tak jemu jemu
Siapa itu di kursi hatimu?
Beralih sejenak ke bungkus daun jati
Bisakah dia ku ganti?


Melihat Buah Manggis,
Kau lihat diluar angkuh, ingkari isi yang menangis.
Adik kecil di samping melempar sebutir Buah Anggur,
Tak kau sadar berapa harapan terkubur?
Menanti dalam keheningan.

Bookmarks